Tag Archives: belajar setir mengemudi mobil matic

Kelebihan Mobil Manual

Tentu sebagai Sekolah Mengemudi Mobil Belajar, kami banyak menerima pertanyaan-pertanyaan, apa saja sich kelebihan dan kekurangan dari Masing-masing tipe Mobil, terutama dengan Transmisi Manual dan Matic, kami akan membahasnya disini, ini hanya untuk para pembaca yang awam yach, bukan dari segi teknis yang lebih mendetail.

Kelebihan Mobil Manual

  • Biasanya Lebih irit dalam segi BBM (Bahan Bakar Minyak)
  • Memiliki Akselerasi lebih baik, bisa diatur sesuai dengan keinginan pengemudi.
  • Lebih sesuai dengan kebutuhan atau keinginan pengemudi
  • Biaya perawatan dan perbaikan lebih sedikit

Kekurangan dari Mobil Manual

  • Lebih sulit dalam mengemudikan mobil manual (karena konsentrasi terpecah pada pedal gas dan rem atau juga dengan tuas transmisi), apalagi untuk para pengemudi pemula, tipe dengan transmisi seperti ini lebih sulit dalam hal belajar.
  • Lebih cepat lelah mengemudikan mobil tipe ini, karena harus sering-sering, menginjak kopling dan mengganti tuas gigi, apalagi di jakarta yang terkenal dengan kemacetannya.
  • Kurang nyaman, kecuali memang orang-orang tertentu yang menginginkan sensasi hentakan mobil seperti offroader atau hoby mobil lain

 

Untuk informasi sekolah mengemudi mobil manual di Jakarta, silahkan hubungi 021-6911454

Cara Mengemudi Mobil Matic Xenia

Belajar untuk mengemudi/mengendarai mobil memanglah cukup susah, apalagi untuk para pemula,  namun demikian saat ini telah ada mobil matic yang pastinya lebih mempermudah banyak pengendara/pengemudi mobil.

Buat para pengendara mobil, khususnya mobil matic terbilang lebih simpel serta tak terlalu susah untuk dioperasikan.

Walau demikian yang namanya mobil, tetap saja mobil, si pengemudi atau pengendara mobil itu harus benar-benar siap untuk menguasai dan mengemudikan mobil dengan baik dan benar.

Terdapat banyak hal yg tidak dapat berubah. Satu diantaranya yaitu kewajiban untuk ganti tuas transmisi.

Oleh karena itu merupakan satu kewajiban untuk banyak pengendara mobil untuk hafal posisi tuas transmisi.

Di samping gampang dioperasikan, mobil matic juga sangat nyaman untuk dikendarai.

Tetapi untuk lebih mempermudah beberapa pemula dalam mengendarai mobil matic, pastinya terdapat banyak panduan Mengemudi mobil matik untuk pemula yang layak untuk dipraktekkan.

Bahayanya Mengemudi sambil Menggunakan Hand Phone

Bahaya dalam menggunakan handphone saat mengemudi, menjadi topik Penelitian yang dilakukan oleh GHSA – AS (Governors Highway Safety Association), Amerika Serikat, dan penelitian ini menemukan bahwa menelpon atau ber-SMS ketika sedang mengemudi merupakan penyebab terbesar terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Penelitian Internasional pun mengungkapkan bahwa penggunaan HP (HandPhone) ponsel saat mengemudi menyumbangkan satu dari setiap empat kecelakaan lalu lintas.

Bahaya dalam penggunaan ponsel saat berkendara bukan pada cara kita menggunakannya (termasuk juga ketika menggunakan handsfree), melainkan lebih pada topik pembicaraan atau apa yang sedang kita bicarakan saat itu.

Bahayanya adalah karena otak pengemudi dipaksa berpikir hal penting lainnya saat mengemudi/berkendara, sehingga konsentrasi menjadi terpecah, sehingga tidak fokus dalam berkendara atau mengemudikan kendaraan.

Menurut Survey, Menggunakan HandPhone ketika berkendara ternyata jauh lebih berbahaya daripada berkendaraan saat mabuk. Melakukan SMS atau telepon pada saat berkendara 6 (enam) kali lebih memungkinkan menyebabkan kecelakaan dibandingkan berkendara saat mabuk.

Hampir 23% kecelakaan disebabkan oleh menelpon dengan menggunakan  HP saat berkendara. Berkendara sambil menelepon bisa membuat otak bereaksi (meski masih remaja) seperti otak para manula yang berusia 70 tahun.

Undang-Undang No. 22 tahun 2009 Tentang Lalu-Lintas Dan Angkutan Jalan Pada Pasal 283 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 menyebutkan:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).”

Sementara pada Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang No.22 Tahun 2009 sendiri berisi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”

Saran Dalam keadaan tertentu yang sangat urgent/darurat apabila ada telepon atau SMS penting, ada baiknya apabila Anda bisa menepi terlebih dahulu untuk menerimanya, demi keselamatan diri sendiri juga orang lain.

Semoga kita semua bisa berdisiplin dalam mengemudikan kendaraan kita.